“Curug Glawe?? Lawe mungkin yang
kamu maksud, Curug yang terletk di Gunungpati Semarang itu kan??” Begitulah
yang selalu dikatakan teman-temanku saat menceritakan keindahan Curug Glawe.
Kalian pasti juga belum pernah tahu kan Curug Glawe? Kok tahu, dengar aja pasti
belum kan?? Memang namanya masih sangat asing. Apalagi dikalangan masyarakat
umum.
Curug Glawe terletak di Dusun
Kaliereng, Desa Cening, Kecamatan Singorojo, Kendal. Dimana itu desa Cening?
Cari aja di google maps, masih terlihat kok lokasinya disana. Kalau dari
Kecamatan limbangan, jaraknya sekitar 45 menit. Kalau memperkirakan jarak
dengan satuan Kilometer, agak susah. Biar mudah jadinya menggunakan satuan
menit. Desa Cening merupakan desa terluar dan terdepan di Kendal bagian pojok
timur selatan. Lokasinya berbatasan dengan Temanggung.
Untuk mengakses ke Desa ini
cukup susah. Hal itu disebabkan kondisi jalan yang cukup rusak parah, ditambah
lagi minim penerangan jika malam hari. Meskipun akses cukup susah, Desa ini
menyimpan keindahan. Menyimpan keramahan. Menyimpan surga. Iya, surga yang
ditampilkan Tuhan dimuka bumi sebagai pertanda surga sebenarnya lebih indah.
Surga tersebut bernama Curug Glawe. Curug atau air terjun tersebut sangat
tinggi dan lebar. Airnya sangat deras jika musim hujan, dan tidak berkurang
saat musim kemarau tiba.
Curug ini memang belum dikenal
secara umum. Bahkan banyak orang Kendal sendiri yang belum tahu Curug ini.
Penasaran? Monggo dinikmati gambarnya J
![]() |
| Pemandangan menuju Dukuh Kaliereng, Cening, Singorojo |
![]() |
| Pemandangan saat Telusur Sungai menuju Curug Glawe |




